Garis Poetih Raya Festival 2026: Ruang Apresiasi & Akses Pasar yang Luas Bagi Desainer

Garis Poetih Raya Festival 2026Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya ketika membuka Garis Poetih Raya Festival 2026 di City Hall, Pondok Indah Mall (PIM) 3, Jakarta.

EKRAF, Jakarta – Garis Poetih Raya Festival 2026 bukan hanya sebuah ruang apresiasi karya kreatif para desainer, melainkan juga memperluas akses pasar bagi para pelaku industri fesyen nasional. Hal ini dikatakan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya ketika membuka Garis Poetih Raya Festival 2026 di City Hall, Pondok Indah Mall (PIM) 3, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Teuku Riefky juga menegaskan pentingnya kolaborasi hexahelix antara pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan media untuk mendorong fesyen Indonesia sebagai the new engine of growthyang berdaya saing di pasar domestik dan global.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Kementerian Ekraf turut menghadirkan Booth EKRAF dalam rangkaian Garis Poetih Raya Festival 2026. Booth ini menjadi etalase promosi jenama fesyen binaan sekaligus sarana interaksi langsung antara pelaku industri dan pengunjung festival.

Booth EKRAF menampilkan partisipasi jenama fesyen binaan Kementerian Ekraf, di antaranya Aruna Creative dan Tarasari Indonesia, yang mengusung nilai keberlanjutan, pelestarian wastra Nusantara, serta penguatan peran perempuan dalam industri fesyen.

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya berfoto di depan booth EKRAF dalam gelaran Garis Poetih Raya Festival 2026. (Foto: Kementerian Ekraf)

Sebagai edisi ketiga sejak pertama kali digelar pada 2023 dan 2025, Garis Poetih Raya Festival 2026 yang berlangsung pada 29–31 Januari 2026 menegaskan keberlanjutan platform ini dengan dukungan konsisten dari Kementerian Ekraf terhadap penguatan subsektor fesyen nasional.

Ekosistem terpadu

Pada acara Road to Garis Poetih Raya Festival 2026, di Jakarta, pertengahan Desember 2025, Ivan Gunawan menjelaskan, Garis Poetih bukan sekadar fesyen event.

“Ia merupakan Festival Ramadan modern, tempat fesyen, kecantikan, kesadaran spiritual, dan gaya hidup bertemu dalam satu alur narasi yang utuh dan sophisticated,” ujarnya.

Ia melanjutkan visi Garis Poetih edisi ketiga ini menghadirkan sebuah ekosistem terpadu yang menyatukan fesyen, makeup, beauty, wellness, dan pengalaman retail dalam satu ekosistem elegan.

Selaku penggagas Garis Poetih Raya Festival 2026, Ivan Gunawan memaparkan, festival ini akan membuka akses langsung bagi desainer dan jenama untuk berinteraksi dengan buyers dan retailers.

Lebih lanjut, Ivan juga menerangkan, festival ini dapat memperluas jangkauan jenama, mengangkat visibilitas para perancang, dan memaksimalkan momentum Idul Fitri, periode emas bagi penjualan koleksi Raya.***

Sumber: Kementerian Ekraf.